思い違いは空のかなた
さよならだけの人生か
ほんの少しの未来は見えたのに
さよならなんだ
昔 住んでた小さな部屋は
今は他人が住んでんだ
君に言われた ひどい言葉も
無駄な気がした毎日も
あの時こうしていれば あの日に戻れれば
あの頃の僕にはもう 戻れないよ
たとえばゆるい幸せがだらっと続いたとする
きっと悪い種が芽を出して
もう さよならなんだ
寒い冬の冷えた缶コーヒーと
虹色の長いマフラーと
小走りで路地裏を抜けて
思い出してみる
たとえばゆるい幸せがだらっと続いたとする
きっと悪い種が芽を出して
もう さよならなんだ
さよなら それもいいさ
どこかで元気でやれよ
僕もどーにかやるさ
そうするよ
Kamis, 05 Mei 2011
ソラニン
Jumat, 08 April 2011
mendung dan hujan
cintaku,
mentari pagi ini memang tidak bersinar
awan mendung menyelimuti
tapi ketahuilah,
ketika hujan turun, maka airnya akan menyuburkan cinta kita
akan menyemai kasih kita dan berbuah bahagia
Selasa, 19 Oktober 2010
pelajaran dan emosi
tahun ini adalah tahun yang penuh dengan hikmah (kalau tidak mau disebut kesalahan),tahun yang penuh suka dan paling banyak duka.tahun yang membuat aku begitu bodoh. sekarang aku menundukkan kepala, aku tak punya muka, aku tak punya keluarga, aku sendiri dalam gelap, aku sendiri dalam kesendirian. aku sendiri dan berteman sepi. ya...sepi, senang berkenalan denganmu sepi, lalu sepi mengajakku berjalan dan berkenalan dengan temannya semilir angin. akupun duduk ngobrol dengan semilir angin bersama sepi. selamat menikmati kesendirian, sepi dan semilir angin...
Leia Mais…Senin, 04 Oktober 2010
lagi pengen nangis
kikiki...lelaki kok menangis, apa kata dunia? tapi hari ini, jam ini, menit ini, detik ini aku sedang ingin menangis. sedih, belum pernah saya merasakan kesedihan seperti ini dalam hidup ini. jadi saat ini saya ingin menangis. jangan kau lihat raut wajahku ini, karena raut wajah ini yang selalu aku ingin tutupi. karena sejak dahulu bahkan mungkin sejak lahir aku adalah orang yang egois, aku selalu ingin menutupi diri dari kesedihan, lalu ku umbar bahagia ke luar, agar orang lain selalu melihatku tegar, padahal aku adalah orang yang lemah...aku sekarang ingin menangis sambil tertawa...karena hidup tak cukup hanya ini...aku harus kuat, bukan karena diri, tapi karena bersama-Mu ya..ALLAH...
Leia Mais…Senin, 30 Agustus 2010
pucat pasi
berkeliaran dan berkelana arungi hidup...lama...kau akan butuh menetap...apa yang tetap sudah dipastikan...apa yang tetap bisa dipelajari...berlari tak berguna...diam...tak pula berguna...berdiri bersama...
ini adalah kesedihan yang harus terlewati, aku bukanlah karang kokoh yang tak terluka oleh debur ombak...aku adalah bulu yang diterbangkan angin...dimana aku terjatuh dan terpuruk...akupun tak tahu...
sekarang aku terdiam, sepi...walau gembira...
Rabu, 11 Agustus 2010
kenapa?
siklus hidup ini memang aneh, terkadang hidup penuh semangat meraih dunia, namun adakalanya surut seperti air di pesisir pantai. sementara perahu masih tertambat, mungkinkah air surut mampu membawa perahu yang sudah tertambat di pesisir...ataukah perahu ini sudah lapuk, sudah tua untuk berlayar...
ahh...ini sebuah kejemuan keseharian...manusia hidup menurut siklusnya...entah apa yang dikhawatirkan...entah apa yang ingin diraih...semua berjalan tanpa bisa berpamitan dengan waktu...
Selasa, 01 Juni 2010
menggigit akar
sungguh terasa perpecahan itu, hingga harus digigit akar ini walau gigi tanggal
diam dan emas lebih terasa, ketimbang caci yang lebih dekat pada fitnah
inilah mudahnya memecah gelombang, dan menghancurkan...
mungkin inilah kekhawatiran terbesar makhluk yang paling kucinta
hingga lebih banyak pesan tentang pegangan,
malu aku...malu dan membisu...
Selasa, 23 Maret 2010
ingin menulis
entah kenapa hati ini menyuruhku untuk menulis, padahal aku sendiri bingung ingin menulis apa? perasaan macam apakah ini, membuatku serba salah, tak tahu arah dan pegangannya. begitu sedih melihat cek cok yang terlalu mengorbankan saudara sendiri, terlalu sedih melihat pecahnya cermin hingga tak tahu rupa wajah. bercampur aduk dengan perasaan segera tiba, segera tiba massa-nya, karena massa yang dipergilirkan pada manusia takkan bisa terhindari, semakin hari semakin bertambah tanggung tanggung jawab seiring dan sejalan bertambahnya ilmu dan pengetahuan. tidak pula ingin mengeluh dan lari dari kenyataan. hanya perasaan yang aneh ini membuat saya seolah tak menginjak kaki di bumi, namun tidak pula terbang di langit, dan bingung sebenarnya sedang berada dimana saya saat ini?
lebih baik ku buang jauh-jauh perasaan aneh ini dan ku campakkan agar tak terlalu mengganggu, mungkin di lain waktu aku bisa bersama rasa itu...
Rabu, 17 Maret 2010
tanpa judul, tanpa makna
Hari ini tahun berlalu lebih cepat dari biasanya, hari-hari berlalu bahkan tak sempat berpamitan denganku. Akupun tak tahu apakah aku masih bisa bertemu dengan hari esok atau tidak? Seolah hembusan angin semua berlalu, dulu kau adalah seorang kecil yang terbangun dalam kegelapan pagi yang belum tiba, lalu kau coba belajar dan mengerti hidup, kau selalu ditemani bangau yang terbang dalam formasi barisan menuju matahari terbit. Ya…itu adalah kisahmu dahulu.
Kau datang membawa pagi menuju sekolah di saat belum satupun orang sampai karena kau ingin belajar lebih awal. Padahal kau masih kanak-kanak. Dalam khayalmu kau berusaha mendalami hikayat hidup. Kau lihat semut bertahan hidup dalam renang-nya di air keruh, lalu kau lihat mentari sedikit demi sedikit mulai menyinari dirimu. Hari itu memang aneh. Kau lalui dengan insting kekanak-kanakan. Semua untuk kesenangan, semua untuk permainan, dan semua hanyalah sekedar rutinitas hidup.
Hingga saatnya kau beranjak menjadi remaja, kau dikelilingi banyak teman, hingga akhirnya kekecewaan itu membuat kau berfikir ulang tentang pertemanan. Dan kau pun lebih banyak sendiri bersama buku-buku kesayanganmu, bersama perangkat elektrik yang kau khayalkan. Hari-hari dalam kesendirian kau hayati dan kau pahami sebagai teman sejati.
Kau pun beranjak dewasa, hingga takdir itu menuntunmu pada hakikat pertemanan dan persahabatan. Dalam sapaan dhuha di sebuah mushollah kau mulai sedikit paham kembali hakikat kehidupan yang selama ini kau renungkan. Dan persahabatan kau temukan bersama bertemunya jati diri dan kebanggaan. Kau yang selalu hidup ditemani banyak kebetulan lalu mulai paham mengapa kebetulan itu terjadi? Lalu cintapun bertemu, cinta yang aneh karena dengan cinta kau tak ingin menatapnya, kau selalu ingin mengindarinya, kau tak ingin bertemu dengannya, karena kau tahu itu akan memupuk rindumu. Mungin nanti pada saatnya rindu itu bersemi, mekar dan berseri. Hampir-hampir cinta itu mengalihkanmu dari tujuanmu, dari perhatianmu, dan dari keingintahuanmu. Akhirnya kau pun sadar bahwa cinta dan rindu adalah bumbu kehidupan. Dan hakikat kehidupan yang kau cari lebih dari sekedar cinta dan rindu.
Rabu, 10 Maret 2010
romantisme picisan
aku bisa begitu romantis dan membuatmu melayang dalam seribu rayuanku. lalu kau datang padaku dengan berbunga-bunga. kau seolah tak sadar karena kau ada di khayangan. kita bermandi air dari mata air nirwana, segarnya membasuh kita berdua. disana matahari hanya menyentuh kulit kita dengan rasa sayang, dan rembulan bermalam dengan kehangatan. lalu kita memandang sang awan dan melukis cita kita dalam cinta. aku sangat tahu apa yang akan kau lukis, aku tahu karena aku memahami dirimu.
Leia Mais…Selasa, 08 Desember 2009
Kubik - Matel
Lelah diriku temani hari
tak mungkin tuk membalas
air mata dalam hati
biarkan aku menelan riak
menghadang debur ombak
tak ingin ku beranjak
ingin kudiam sejenak
tinggalkan hawa panas
lepaskan layar awan merah
dan kau tak henti bertanya
ketika malam tiba
pulangkah engkau hari ini?
mungkin aku tiba
mungkin aku tiba
mungkin aku tiba esok lusa
lama hilang layarkan malam
membayang sinar terang
biarkan rasa bersalah
hancur lebur didada
lama hilang layarkan malam
membayang sinar terang
kapan aku akan kembali
kau tak henti bertanya
mungkin aku tiba
mungkin aku tiba
mungkin aku tiba esok lusa
Selasa, 03 November 2009
dimana??
hari ini weekday, aku bahkan belum sempat tersadar dari ruang itu. tapi waktu ternyata tak bisa terlalu lama ku hentikan. mau tak mau memang harus terus berjalan. hingga akupun tak sadar masih dimanakah ku berada??
Leia Mais…Senin, 26 Oktober 2009
ruang imajinasi
hari ini ku hentikan waktu sementara, lalu ku berpindah dalam ruang imajinasi. ruang yang ku bentuk sendiri. ruang yang gelap, tanpa cahaya. mataharipun tak tampak disini. tak ada fajar, tak ada mentari tenggelam, tak ada horizon kemerah-merahan di ujung laut. tumbuhan hijau tak hidup disini. gunung yang hijau kebiru-biruan, laut yang biru dan langit yang cerah tidak pula ada. bahkan hampir-hampir ku tak bisa bernafas disini. inilah ruang imajinasiku. ruangan yang kuciptakan untuk tempatku merenung, tempatku menyendiri, tempatku berfikir.
tampatku berfikir, untuk apa aku ada di sini. lalu aku semakin dalam berfikir untuk membentuk ruang itu menjadi indah sesuai keinginanku. kuingin memasangkan matahari yang selalu terbit indah dari sela-sela pegunungan, yang pernah kutatap indah dari puncak negeri atas awan. kuingin tambahkan terbenamnya yang temaram di ujung laut biru kemerah-merahan seperti yang pernah kutatap di bibir pantai kemarin. ingin ku tanam dalam taman-taman indah, buah-buahan, sayur-sayuran, dan pohon-pohonan nan rindang agar bisa ku hirup udaranya dalam subuhku. masih terus ku berfikir, dan terus ku kunjungi ruang imajinasi ku dalam akhir pekan bersama masa tenang.
Senin, 28 September 2009
aku adalah makhluk rasa
lebih ingin merasa, tak ingin berlogika, berfikir sedikit dengan akal ketimbang hati.terkadang lebih mengikuti intuisi.
karena aku pernah menggunakan akal, terbatas pada mata dan indera yang tertera. lalu aku mencari-cari cara menjangkau yang di luar akal.tapi tetap rasa harus bersandar pada ilmu agar tak terjatuh. dan ilmu adanya di akal. maka aku menjadi makhluk perasa dan menikmati rasa dengan pakaian akal agar tak malu dan di luar adab.
Rabu, 02 September 2009
kegelisahan yang runyam
sungguh mematikan,
hati hilang rasa,
akal hilang fikiran,
sumur dalam dan menghilang,
berputar dalam melayang,
terpinggirkan,
satu sisi, satu rasa, satu arah
kita bicara kegelapan bumi, bukan ketinggian langit
merayap, bukan terbang
kegelisahan yang runyam.
Kamis, 20 Agustus 2009
ada apa dengan cinta?
ada apa dengan cinta?
mungkinkan sempurna
atau hanya angan dan cita-cita
mari kita renungkan
terkadang dia begitu buram
terkadang pula terang
seperti bulan yang terkadang tertutup awan
namun sinarnya tetap terasa
cinta adalah yang termakna
bukan kata-kata
atau rayuan dalan untaian kata
mari kita renungi bersama
cinta bersanding indah dengan waktu
namun keindahannya takkan berlalu
cinta sejati sulit dicari
sungguh karunia Ilahi
ketika bertanya tentang cinta
maka cintalah yang seharusnya menjawab
bukan kata orang, karena cinta itu harus kita hayati dalam-dalam
mari kita renungi makna cinta.
Jumat, 24 Juli 2009
senyuman
pagi itu ada sebuah senyuman, nampak indah, keindahannya hampir menutupi semua kekurangannya, ternyata inilah makna senyuman, hampir2 hatiku terpana.
sore itu sebuah senyuman menghilang berganti kerut di kening atau dahi, hampir pasti terbuka semua kekurangannya, hampir2 remuk hatiku.
terkadang hal kecil bermakna besar bagi orang lain...
Kamis, 30 April 2009
kecele' 2x
banyak2lah belajar wahai kawan,
banyak2lah berhitung.
busuk belum tentu dapat tercium
terka2 dan buta
coba2 dan tak terasa
lelah, tanpa muka
berlalu satu-demi satu
kecele satu persatu
bullshit...
Selasa, 28 April 2009
murka laksana
riak-riak bertumbukan
dalam tumbuh berserakan
diam-diam menyimpan luka
dalam-dalam terpendam
esok pasti berlalu
hukum s'lalu berlaku
kutukan murka laksana
hitam, kelam, mencekam
cabik setiap nikmat
siang tertimbun malam
pagi s'lalu buta
papa, habis tiada
Menganga by Pas Band
Hening Menganga, Resah Dalam Desah
Lembab Kurasa Tidak Terseka
Gelap Memendar Merejam Dalam Resah
Pengap Terasa Dalam Melesak
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata
Hadang Ku Disini, Angan Tak Berminyak
Lagi Seiring Redup Disini
Hanyir Berkeringat Desah Dalam Nafas
Terkunci Dalam Ruang Tak Berjendela
Tubuhku Terkulai Kosong Menatap
Langit Tak Bergerak Didalam Gelap
Mataku Membuta Telinga Merapat
Hidung Menyumbat Mulut Menganga
Membuka Luka Menganga
Membuka Ruang Bertelinga
Membuka Kasat Bermata
